Air Susu Ibu: Terbaik untuk Bayi dan Ibu

Air susu ibu adalah makanan yang terbaik untuk bayi Anda. Walaupun menyusui
itu mudah setelah Anda sudah biasa, mungkin memakan waktu beberapa minggu
sebelum dapat dilakukan dengan baik. Kebanyakan masalah menyusui dapat
diatasi.
Mengapa harus menyusui?
Terbaik untuk bayi: Air susu ibu (ASI) adalah makanan yang sempurna bagi bayi
manusia dan berisi segala nutrien yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang
selama sekurang-kurangnya enam bulan pertama. Selain mudah dicerna, ASI
membantu melindungi bayi dari masalah seperti infeksi dada, demam, sakit
telinga, diare dan muntah-muntah, dan mengurangi risiko alergi. ASI juga berubah
supaya sesuai dengan tiap tahap pertumbuhan bayi. Menyusui itu juga mudah –
suhu susu selalu benar, tidak ‘busuk’ dan cuma-cuma.
Terbaik untuk ibu: Menyusui dapat membantu wanita mengurangi berat badan
tambahan yang diperoleh sewaktu hamil, dan membantu rahim kembali ke ukuran
normal dengan lebih cepat. Menyusui melindungi wanita dari kanker payudara
kelak. Menyusui juga dapat mengurangi risiko patah tulang pinggul dan kanker
ovari kelak.
National Health and Medical Research Council (Dewan Penelitian Kesehatan dan
Medis Nasional – NHMRC) Australia menganjurkan agar wanita harus
memberikan ASI saja kepada bayi selama sekitar enam bulan. Menyusui harus
dilengkapi dengan makanan yang sesuai dan disediakan secara bersih, dari usia 6
bulan. NHMRC juga menganjurkan agar tetap menyusui sampai usia 12 bulan,
atau lebih lama lagi. Manfaat yang dapat diperoleh dari menyusui mungkin
berkelanjutan selama dua tahun dan selanjutnya.
Jika Anda kurang yakin tentang menyusui, paling tidak harus Anda coba.
Beberapa minggu saja pun akan memberikan perlindungan tertentu bagi bayi
Anda pada hari-hari pertama.
Belajar Menyusui
Menyusui itu mudah setelah Anda sudah biasa. Namun, menyusui mungkin
memakan waktu beberapa minggu untuk dilakukan dengan baik. Cobalah belajar
tentang menyusui sewaktu Anda hamil. Kelas menyusui tersedia di rumah sakit
dan pusat kesehatan masyarakat.
Manfaatkan waktu di rumah sakit setelah bayi lahir untuk mempelajari tentang
menyusui. Banyak masalah menyusui dapat diatasi dengan bantuan dan
dukungan.
Pertanyaan umum tentang menyusui
Apakah ukuran payudara dapat mempengaruhi kemampuan saya untuk
menyusui?
Tidak, ukuran payudara tidak ada pengaruhnya.
Berapa sering harus saya menyusui bayi?
Anda boleh menyusui bayi berapa sering diinginkan si bayi. Dengan cara ini, bayi
dapat menentukan nafsu makan sendiri.
Apakah bayi saya minum cukup susu?
Bayi Anda minum cukup susu jika:
• Membasahi enam sampai delapan lampin tiap 24 jam
• Puas hati
• Berat badannya bertambah.
Jangan khawatir jika berat badan bayi Anda menurun pada beberapa hari pertama
– hal ini biasa bagi kebanyakan bayi.
Jika Anda khawatir tentang berat badan bayi Anda atau bayi Anda kurang tenang,
bicaralah dengan Perawat Kesehatan Anak dan Keluarga Anda sebelum
memberikan susu atau makanan lain.
Bagaimana dapat saya tambah jumlah susu saya?
Anda dapat menambah susu Anda dengan menyusui dengan lebih sering atau
lebih lama, atau keduanya. Ingatlah – lebih banyak bayi mengisap, lebih banyak
susu yang dihasilkan. Kelelahan dan stres dapat mempengaruhi jumlah susu
Anda, jadi cobalah beristirahat dan makan dengan sehat. Mintalah bantuan dari
teman atau saudara untuk memasak dan melakukan tugas rumah. Anda juga
dapat menambah jumlah susu dengan makan makanan yang berkhasiat dan
cukup minum supaya tidak haus.
Apakah saya harus membantu bayi saya sendawa sewaktu menyusui?
Membantu bayi sendawa tidak selalu perlu dan tidak semua bayi sendawa setelah
tiap kali makan. Jika Anda ingin membantu bayi untuk sendawa, peganglah bayi
tegak pada dada Anda (tidak tertelungkup). Tepuklah punggungnya dengan halus.
Bagaimana harus saya pelihara payudara sewaktu menyusui?
Bersihkan payudara dengan air saja. Sabun dapat mengeringkan pentil dan
areola. Kelembaban juga dapat menyebabkan pentil sakit. Pakailah pakaian
longgar dan pembalut yang kering (tidak tahan air) dalam kutang Anda.
Membubuh sedikit ASI pada pentil dan membiarkannya kering setelah tiap
penyusuan, dapat membantu.
Apakah saya dapat menyusui dan masih bekerja?
Anda dapat menyusui walaupun kembali bekerja setelah melahirkan. Dengan
mengeluarkan ASI Anda sebelum berpisah dengan bayi, Anda dapat memastikan
agar suplai susu Anda berkelanjutan. ASI yang dikeluarkan dapat diberikan
kepada bayi Anda sewaktu Anda sedang berada di tempat kerja. Susu Anda dapat
dikeluarkan ke dalam pembungkus plastik yang steril dan disimpan di kulkas
selama dua hari atau di alat pembeku selama dua minggu.
Memulai
Sebelum melahirkan, beri tahulah staf rumah sakit bahwa Anda ingin coba
menyusui secepat mungkin setelah melahirkan – sebaiknya dalam waktu 60 menit
setelah melahirkan, sewaktu bayi sadar.
Pada mulanya, payudara Anda menghasilkan susu pertama yang dikenal sebagai
kolostrum, yang bening atau kekuningan. Cairan ini mungkin tidak menyerupai
susu dan jumlahnya mungkin kecil, tetapi kaya dengan nutrien dan antibodi yang
diperlukan oleh bayi Anda untuk membantu mengatasi infeksi. Menjelang hari
ketiga atau keempat, susu menjadi makin pekat dan putih, dan jumlahnya
bertambah. Jika bayi tampaknya kurang enak dan ‘susah’ dengan payudara pada
tahap ini, ia cuma sedang menyesuaikan diri dengan jumlah susu yang berlainan.
Susuilah dalam posisi yang nyaman. Misalnya, berbaring ke tepi atau duduk
dengan bantal untuk mendukung punggung dan tangan.
Pastikan agar bayi Anda ditempatkan dan bersentuhan secara benar untuk
menyusui, dengan:
• Memusingkan tubuh bayi Anda ke arah Anda supaya dadanya
berhadapan dengan dada Anda. Peganglah dengan dekat. Leher dan
bahu didukung dengan tangan Anda sepanjang punggung. Bawalah bayi
ke payudara dan bukannya menggerakkan seluruh tubuh payudara Anda
ke arah bayi.
• Sentuh mulut bayi Anda secara halus dengan pentil Anda untuk
mendorongnya membuka mulut sebesar mungkin. Lidahnya harus ke
bawah dan depan dalam mulutnya.
• Bawalah mulutnya ke payudara Anda, dan pastikan agar pentil dan
areola (bagian berwarna sekitar pentil) Anda masuk dalam mulut bayi
dengan benar. Bibirnya akan tampaknya terbuka (tidak menggulung ke
dalam mulut) dan dagunya akan menyentuh payudara Anda. Ini berarti
bahwa hidungnya tidak menyentuh payudara supaya ia dapat bernapas.
• Jika rasanya kurang enak, mungkin sekali Anda tidak menyusui dengan
benar, jadi cobalah lagi. Tidak apa-apa jika Anda meminta bantuan.
Seharusnya tidak sakit apabila bayi Anda menyusu dengan benar. Jika
bayi Anda menyusu dengan baik, tidak ada bunyi ceklek.
• Biarkan bayi mengisap selama ia mau pada sebelah payudara,
kemudian berikan sebelah lagi.
• Berilah sebelah payudara yang satu lagi saat mulai penyusuan
selanjutnya.
• Untuk mengangkat bayi dari payudara, masukkan jari Anda ke sudut
mulutnya secara halus supaya tidak terisap lagi.
Masalah menyusui
Payudara bengkak
Sewaktu Anda mulai menghasilkan susu, payudara Anda akan terasa penuh
sekali. Ini mungkin kurang enak dan mengakibatkan sulit untuk bayi yang
menyusu. Menyusui dengan lebih sering akan membantu, di samping mengurut
secara halus dan melunakkan payudara dengan mengeluarkan sedikit susu
sebelum menyusui (memeras susu dari areola secara halus dengan tangan).
Mengenakan pembalut dingin setelah menyusui juga dapat membantu.
Pentil sakit
Adalah normal jika pentil Anda terasa sensitif pada beberapa hari pertama
menyusui. Jika kesakitan terjadi selama lebih dari 20 detik, mintalah bantuan.
Jika pentil lepuh atau retak, atau sakit untuk menyusui, ini berarti bahwa bayi
Anda tidak mengisap dengan benar. Mintalah bantuan.
Salur Tersumbat dan Radang Payudara
Gejala yang menyerupai flu (terasa kurang sehat, tubuh sakit, demam) dan
payudara yang keras, sakit atau merah adalah petanda bahwa Anda mungkin
menderita radang payudara. Penting untuk terus menyusui, terutama pada
sebelah payudara yang berkenaan, karena ini akan membantu menyalir susu
yang menimbulkan masalah ini. Jika bayi Anda tidak ingin menyusu, peraslah
dengan tangan atau gunakan pompa payudara untuk menyalir susu dari
payudara. Setelah menyusui beberapa kali, harus mendingan. Jika tidak ada
perbaikan setelah menyusui beberapa kali atau makin parah, Anda memerlukan
antibiotik dengan resep dari dokter. Flukloksasilin, Sefaleksin atau Eritromisin
adalah antibiotik yang sedang dianjurkan selama sepuluh hari. Obat ini aman
diminum sewaktu menyusui.